GAME SELINGAN DALAM PEMBELAJARAN

“Huayyy…….”

Begitulah suara yang terdengar saat pembelajaran ceramah. Sementara di baris paling belakang, sekelompok siswa asyik mengobrol dan bercanda. Ada juga siswa yang dengan santainya menggambar di halaman belakang buku catatan. Sementara siswa lainnya tampak dengan seriusnya memperhatikan guru sambil sesekali mencatat penjelasan guru. Ada juga siswa yang tampak serius memandang sang guru tapi dengan pandangan kosong. Tidak jarang juga beberapa siswa yang gelisah, sebentar-sebentar melirik ke jam dinding yang terpajang di depan kelas, sebentar-sebentar melirik ke luar kelas yang sepi. Ada siswa yang sambil tiduran memainkan pulpennya. Sementara sang guru dengan lancarnya menjelaskan materi pelajaran…..

Itulah gambaran pembelajaran di kelas yang sering kita jumpai sehari-hari. Guru asyik sendiri dan siswa juga asyik sendiri. Seolah-olah dalam satu ruangan tetapi banyak alam.

Ada beberapa cara agar pembelajaran di kelas menyenangkan siswa. Salah satu caranya adalah dengan diselingi games. Games bisa bermacam-macam. Salah satunya yang pernah saya lakukan di kelas adalah permainan dengan istilah “gebragkan”. Game ini tidak memerlukan persiapan yang merepotkan dan tidak memerlukan waktu yang banyak. Game ini pernah saya lakukan untuk materi pembelajaran yang bersifat urutan, seperti urutan organisasi kehidupan dan urutan takson. Game ini baru buat mereka dan mereka begitu tertarik. Kelas saya menjadi ramai.

Menuliskan kata dalam secarik kertas

Menggebragk

Pertama-tama yang harus dilakukan adalah siswa membuat kelompoknya sendiri dengan posisi duduk yang berdekatan. Kemudian siswa membuat sobekan kertas lalu ditulisi satu kata untuk satu kertas. Kata-kata yang ditulis adalah kata-kata yang terdapat dalam urutan organisasi kehidupan (sel – jaringan – organ – sistem organ – organisme), misalnya. Tulis dalam kertas sebanyak-banyaknya. Sambil menulis kata, siswa harus menghapal urutan tersebut. Kemudian kertas-kertas ditumpuk dan dikocok (diacak) oleh salah seorang siswa. Kemudian siswa menyebutkan urutan kata tadi secara bergiliran dari mulai si pengocok. Sambil menyebutkan urutan kata tadi, si pengocok membuka satu buah kartu kertas tadi. Apabila yang kata yang diucapkan siswa sama dengan kata yang terdapat dalam kartu yang dibuka, maka dengan secepat kilat semua siswa meletakkan tangannya di atas kartu yang dibuka tadi. Karena bunyi yang terdenger saat siswa dengan cepatnya meletakkan tangannya di atas kartu tadi adalah gbrak, maka game ini dinamakan “gebragkan”. Selanjutnya siswa yang terakhir menggebragk, dia dikenai hukuman. Hukumannya disesuaikan dengan kesepakatan dan siswa itu pula yang sebagai pengocoknya. Kemudian permainan dimulai lagi seperti semula.

Demikianlah salah satu game selingan dalam pembelajaran untuk membuat pembelajaran lebih menyenangkan. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: