Sebuah Alternatif Game Pembelajaran

STUDENT IDOL

 

Game ini mulanya saya peroleh saat workshop MGMP IPA di komisariat Rengasdengklok Karawang dan sudah saya adaptasikan sesuai kebutuhan pembelajaran saya. Materi pembelajaran yang saya ambil untuk game ini yang bersifat hapalan semata, yaitu misalnya tentang makanan dalam Sistem Pencernaan pada Manusia untuk kelas VIII semester I.

Persiapan Membuat Kartu-Kartu Soal

Siswa dikelompokkan menjadi beberapa kelompok dan dalam 1 kelompok minimal terdiri dari 6 orang dengan 1 orang sebagai ketua kelompok. Kemudian masing-masing orang membuat 5 soal singkat tanpa menggunakan kalimat tanya dan jawabannya yang ditulis pada sepotong karton dengan soal pada sisi muka dan jawaban pada sisi belakangnya.

Soal yang dibuat tanpa menggunakan kalimat tanya tersebut maksudnya adalah supaya jawabannya bisa menjadi soal. Jadi nantinya siswa dapat bebas memberikan soal baik yang sisi muka atau yang sisi belakangnya.

Soal yang dibuat dalam 1 kelompok tidak boleh sama dan mencangkup seluruh materi pada bahasan tsb. Guru membatasi soal-soal mana saja yang harus ada pada semua kelompok. Selanjutnya guru mengecek kebenaran pembuatan soal dan jawaban.

Permainan dimulai

Seluruh siswa berkumpul di lapangan terbuka. Ketua berdiri kurang lebih 3 m di hadapan barisan anggota (anggota membuat 1 barisan ke belakang saja). Anggota paling depan memegang kartu-kartu soal. Selanjutnya posisi ketua dilokir sehingga yang berada di depan barisan anggota adalah ketua kelompok lain. Kemudian kartu-kartu soal diserahkan pada ketua kelompok lain yang berada di hadapan baris anggota.

Selanjutnya guru memberikan aba-aba bahwa permainan dimulai. Semua siswa paling depan maju sampai kira-kira hampir 1 m berada di depan ketua kelompok dan pada saat yang bersamaan ketua kelompok di hadapannya menunjukan salah satu kartu soal untuk dijawab. Jika jawabannya benar, maka kartu soal tersebut diberikan pada siswa tersebut, Jika kartu soal tidak bisa dijawab, maka kartu soal tersebut digabungkan kembali dengan kartu-kartu soal lainnya. kemudian siswa tersebut kembali ke kelompoknya dan berdiri di paling belakang.  Selanjutnya giliran anggota kelompok pada baris ke dua yang maju untuk menjawab kartu soal. Demikian selanjutnya sampai kartu-kartunya habis terjawab.

20160908_075318

Gb.3 Siswa barisan depan maju untuk menjawab kartu soal

20160908_075242

Gb. 4. Siswa mencoba menjawab kartu soal

20160908_075502

Gb.5. Kartu soal diberikan pada siswa yang bisa menjawab

20160908_075336

Gbr. 6. Siswa yang sudah mencoba menjawab kartu soal kemudian kembali ke paling belakang di barisan kelompoknya

Pemberian Skor Penilaian

Setelah permainan usai, kemudian guru memberikan skor penilaian, yaitu siswa yang paling banyak memperoleh kartu soal di kelompoknya memperoleh skor yang tertinggi.. Skor siswa lainnya dibandingkan dengan siswa yang memperoleh skor tertinggi tadi. Rumusnya:

Skor= (jumlah kartu yang diperoleh)/(jumlah kartu terbanyak dalam kelompok) x skor tertinggi

Jika skor tertinggi kurang dari 100, maka kelompok siswa yang paling selesai duluan bisa mendapat tambahan nilai.

Untuk para ketua bermain paling akhir dengan meminjam kartu soal dari salah satu kelompok.

Semoga Bermanfaat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: